Banjarbaru, Ricek.ID – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Gubernur H. Muhidin dan Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman, Pemprov Kalimantan Selatan memperkuat sinergi lintas sektor. Tenaga Ahli Gubernur (TAG), Tasrik Usman, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun Banua.
“Gubernur memiliki prinsip bahwa membangun Kalsel tidak bisa sendirian. Dengan tagline ‘Bekerja Bersama, Merangkul Semua’, beliau menjaga keharmonisan dengan kepala daerah di 13 kabupaten/kota,” ujar Tasrik dalam podcast di Diskominfo Kalsel, Rabu (11/2/2026).
Tasrik memaparkan sejumlah program prioritas yang selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto, di antaranya:
Sekolah Rakyat: Memperluas akses pendidikan masyarakat.
Koperasi Merah Putih: Penguatan ekonomi kerakyatan.
Makan Bergizi Gratis (MBG): Gubernur bergerak cepat merangkul Kapolda dan Danrem untuk mengatasi kendala teknis di lapangan agar program berjalan lancar.
Selain ekonomi dan kesehatan, pembangunan infrastruktur menjadi sorotan utama, khususnya proyek Jalan Poros Tengah di wilayah Hulu Sungai. Proyek ini merupakan cita-cita lama H. Muhidin untuk mengatasi kemacetan parah saat momen Haul Guru Sekumpul maupun Idulfitri.
“Dulu saat masih menjabat Wali Kota Banjarmasin, beliau berharap jika menjadi Gubernur bisa membangun jalan alternatif agar akses ke Hulu Sungai tidak lagi macet,” kenang Tasrik. Kini di tahun 2026, perencanaan jalan dua jalur tersebut mulai dieksekusi oleh dinas terkait.
Menutup keterangannya, Tasrik menyampaikan apresiasi Gubernur kepada masyarakat atas dukungan selama setahun terakhir.
“Beliau memohon doa agar seluruh jajaran pemerintahan diberikan kesehatan untuk menuntaskan amanah hingga tahun 2030 mendatang,” pungkasnya.

