Menu

Mode Gelap
Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak

DPRD · 10 Des 2025 18:23 WIB

DPRD Banjar Desak Sinergi Pengelolaan Sampah di PPS Martapura


 Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjar, Rahmat Saleh (kiri). Foto: Syahrizal/KBK Perbesar

Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjar, Rahmat Saleh (kiri). Foto: Syahrizal/KBK

Martapura, Ricek.ID – Komisi II DPRD Kabupaten Banjar menyoroti tumpukan sampah di kawasan Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) Martapura yang memicu keluhan pedagang dan pengunjung, Rabu (10/12/2025).

Ironisnya, tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat tersebut berada tepat di samping Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) milik Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Banjar. Sejumlah pedagang mengaku sampah pasar kerap “ditolak” masuk ke TPS 3R karena dianggap tanggung jawab pengelola pasar.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjar, Rahmat Saleh, menegaskan persoalan ini menuntut sinergi antara DPRKPLH dan Perumda Pasar Bauntung Batuah.

“Kami mendengar sampah di PPS sampai menumpuk dan berbau, padahal lokasinya bersebelahan dengan TPS 3R,” ujar Rahmat Saleh didampingi anggota Komisi II, Ali Syahbana dan Wahyudin.

Rahmat menilai, meski ada batasan teknis terkait jenis sampah yang diterima TPS 3R, fasilitas milik pemerintah daerah tersebut harus mengutamakan kepentingan umum.

“Jika kondisi darurat, sampah pasar seharusnya bisa diakomodasi sementara. Jangan sampai ego sektoral mengorbankan kenyamanan publik,” tegasnya.

Sebagai solusi jangka panjang, ia menyarankan Perumda Pasar Bauntung Batuah mencontoh Perumda Pasar Tohaga di Kabupaten Bogor yang telah menggunakan mesin insinerator untuk mengolah sampah menjadi abu.

Politisi Partai Gerindra ini juga mengingatkan urgensi kebersihan menjelang Haul Guru Sekumpul yang akan dihadiri jutaan jemaah. “Jangan sampai tamu daerah disambut bau sampah. Kebersihan harus terjaga sepenuhnya,” tambah Rahmat.

Guna menyelesaikan persoalan ini, Komisi II berencana memanggil DPRKPLH dan Perumda Pasar Bauntung Batuah untuk duduk bersama.

“Kami akan kumpulkan kedua pihak untuk mencari solusi. Intinya, tidak boleh ada saling lempar tanggung jawab. Semua harus bersatu demi kebaikan daerah,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Banjarbaru Ibu Kota Baru DPRD Kritik RDTR Tak Kunjung Rampung

20 April 2026 - 10:36 WIB

Presiden Prabowo Ingatkan DPRD Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

18 April 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

15 April 2026 - 16:53 WIB

Sidak DPRD Ungkap Pasokan Susu UHT Tersendat

14 April 2026 - 07:01 WIB

Desak Implementasi PP TUNAS, DPRD Kotabaru Minta Bupati Segera Terbitkan Aturan Turunan

30 Maret 2026 - 18:33 WIB

Ketua DPRD Kotabaru Sosialisasikan Perda Toleransi dalam Momentum Halal Bihalal

30 Maret 2026 - 18:21 WIB

Trending di DPRD