Menu

Mode Gelap
Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang

DAERAH · 22 Jan 2026 16:30 WIB

PT Palmina Akui Buang Limbah Air ke Sungai, Diduga Perparah Banjir di Banjar-Batola


 Direktur Operasional PT Palmina Utama, Laksono Budi Santoso, diwawancarai awak media usai RPD di DPRD Kabupaten Banjar,  Kamis (22/1/2026). Foto: Haris Pranata Perbesar

Direktur Operasional PT Palmina Utama, Laksono Budi Santoso, diwawancarai awak media usai RPD di DPRD Kabupaten Banjar, Kamis (22/1/2026). Foto: Haris Pranata

Martapura, Ricek.ID — PT Palmina Utama, anak perusahaan Julong Group Indonesia, mengakui telah melakukan pembuangan air (pompanisasi) ke tiga aliran sungai di Kalimantan Selatan. Aktivitas ini diduga kuat memperparah kondisi banjir di wilayah Kabupaten Banjar dan Barito Kuala (Batola).

Pengakuan tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Banjar pada Kamis (22/1/2026). Perusahaan diketahui mengalirkan air ke Sungai Alalak di Kabupaten Banjar serta dua aliran sungai lainnya di wilayah Barito Kuala.

Direktur Operasional PT Palmina Utama, Laksono Budi Santoso, mengeklaim pihaknya telah memitigasi dampak tersebut dengan mengurangi operasional tanggul pompanisasi atau Water Management System (WMS) hingga 47 persen dalam sepekan terakhir.

“Namun melihat curah hujan, operasional WMS itu bersifat fluktuatif, bisa kami turunkan atau naikkan lagi tergantung intensitas hujan,” ujar Laksono usai RDP kepada awak media.

Solusi Jangka Pendek hingga Panjang

Menanggapi keluhan masyarakat terdampak banjir, Laksono menyatakan perusahaan menyiapkan skema penanganan mulai dari jangka pendek hingga panjang.

Untuk jangka pendek, perusahaan telah menyalurkan bantuan sembako di wilayah Ring 1 dan berencana memperluas cakupan ke wilayah Ring 2. Sementara untuk jangka menengah, PT Palmina mengajak pemerintah daerah untuk merumuskan penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) yang lebih tepat guna.

“Kami meminta pemerintah agar duduk bersama membahas CSR yang tepat, apakah dalam bentuk alat, biaya, atau tenaga kerja,” tambahnya.

Adapun untuk solusi jangka panjang, perusahaan berkomitmen membangun infrastruktur WMS baru di desa-desa sekitar yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada musim kemarau tahun ini.

“Kami siap membangun parit, tanggul, maupun pompanisasi mulai Mei hingga Oktober. Kami akan mengujinya di penghujung tahun 2026 sambil melihat kondisi curah hujan,” pungkas Laksono.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kompolnas Awards 2026, Polres Tanah Laut Torehkan Prestasi 5 Besar Nasional

18 September 2026 - 22:20 WIB

Tingkatkan Kapasitas & Keterampilan Komunikasi, PT PTK Gelar Pelatihan Jurnalistik

18 September 2026 - 13:35 WIB

Pemdes Keramat Sosialisasikan Perda Pengelolaan Dana

18 September 2026 - 13:30 WIB

Rapat Koordinasi Karhutla Bersama Forkopimda Kalsel, Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

17 September 2026 - 20:02 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Sambangi Korban Kapal Virgo Transport 8, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Uang Pribadi

16 September 2026 - 21:41 WIB

Trending di ADVERTORIAL