Soal lahan petani yang gagal panen di Martapura Timur, Kabupaten Banjar, pihak Dinas Pertanian (Distan) bakal memberikan stimulan atau bantuan benih kepada kelompok tani.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Distan Banjar, Warsita, melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana (P2B), Imelda Rosanty.
Imelda menyampaikan saat ini pihaknya masih proses identifikasi lahan mana saja yang masih dapat diselamatkan.
“Ada yang masih bisa diselamatkan dan tidak. Identifikasi ini akan mengacu pada kelompok tani mana saja yang masih bisa diselamatkan,” ujar Imelda kepada riceknews, Jumat (5/7/2024).
Pejabat eselon tiga ini mengatakan, selesai identifikasi pihaknya akan menentukan siapa saja calon penerima stimulan benih padi.
Lebih jauh ia menjelaskan, sejauh ini pihaknya menerima laporan ada 4 kecamatan yang lahan sawahnya terendam.
“Lahan terendam di Kabupaten Banjar yaitu Kecamatan Martapura, Martapura Timur, Astambul, dan Martapura Barat,” ujar Imelda.
Ia mengakui, kendala para petani saat ini karena berbagai macam faktor. Contohnya di Martapura Timur yang punya dua musim tanam pada Oktober – Maret (Okmar) dan April – September (Apsep).
“Sekarang ini musim kedua, Apsep. Harusnya selesai tanam di bulan Mei – Juni, namun iklim musim kemarau basah, selalu hujan, menyebabkan sebagian lahan menjadi puso (rusak),” ucapnya.
Akibatnya, kata Imelda, sebagian lahan yang terendam di Martapura Timur mengalami gagal panen.
Ia merincikan, total luas tanam di Martapura Timur mencapai 794 hektare, adapun target realisasi tanam 639 hektare.
“Dari luas lahan tersebut, sebanyak 257,8 hektare yang terendam, dan 233,7 hektare di dalamnya mengalami fuso,” pungkasnya. (hrs/hen)

