Banjar, Ricek.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar mengintensifkan pengawasan terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) di sejumlah wilayah, Rabu (25/2/2026) pagi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKUMPP Banjar, Linda Yunianti, mengatakan pengawasan difokuskan pada tiga sektor utama, yakni barang dalam keadaan terbungkus di pertokoan dan pergudangan, timbangan di ekspedisi, serta SPBU.
Menurut Linda, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dalam rangka pengawasan selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri. Sasaran utama meliputi akurasi timbangan di jasa ekspedisi serta pengecekan tanggal kedaluwarsa barang kemasan, mengingat meningkatnya kebutuhan pokok masyarakat.
“Untuk hari ini kami memantau tiga SPBU di wilayah Martapura dan Martapura Barat. Sementara tim kedua melakukan pengawasan barang dalam keadaan terbungkus di sejumlah toko dan kios di Kecamatan Gambut dan Kertak Hanyar,” ujarnya.
Linda menegaskan, pengawasan dilakukan guna memastikan ketersediaan dan kualitas bahan bakar minyak (BBM) tetap terjaga. Berdasarkan hasil pemantauan sementara, kondisi SPBU di Kabupaten Banjar dinyatakan aman.
“SPBU dalam kondisi aman. Seluruh pelabelan, kuantitas, serta masa kedaluwarsa juga sesuai ketentuan. Kami mengimbau konsumen agar tidak perlu khawatir,” katanya.
Sementara itu, Pengawas SPBU Teluk Selong, Wahyu, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Banjar, khususnya DKUMPP, yang melakukan pengawasan langsung ke lapangan.
“Kami berterima kasih kepada Pemkab Banjar, khususnya DKUMPP, atas pengawasan ini. Sangat bermanfaat bagi kami untuk memastikan pelayanan tetap terjaga dan kepercayaan konsumen tetap tinggi,” ucapnya.
Ia memastikan stok BBM saat ini dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pertamina guna mengantisipasi kemungkinan kekurangan pasokan.
“Stok BBM kami pastikan aman selama Ramadan hingga Idulfitri. Jika terjadi kekurangan, kami segera mengajukan permintaan tambahan dan dari Pertamina selalu merespons dengan baik,” jelasnya.
SPBU Teluk Selong beroperasi setiap hari mulai pagi hingga malam. Menghadapi potensi peningkatan aktivitas masyarakat saat arus mudik Idulfitri, pengelola juga siap menambah jam operasional sesuai kebutuhan di lapangan.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkala, diharapkan pelayanan SPBU di Kabupaten Banjar tetap optimal serta kebutuhan BBM dan barang kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik.

