Kotabaru, Ricek.ID – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Selatan, Andi Rustianto, mengimbau seluruh pemuda agar menjauhi praktik judi online yang kian marak dan dinilai merusak masa depan generasi muda.
Menurut Andi Rustianto, judi online tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi pelakunya, tetapi juga membawa ancaman serius terhadap moral, kesehatan mental, serta kehidupan sosial pemuda. Ia menilai banyak anak muda terjerumus karena tergiur janji keuntungan instan yang pada akhirnya justru berujung pada kerugian besar.
“Banyak pemuda terjebak iming-iming keuntungan cepat, padahal faktanya justru menimbulkan hutang, konflik keluarga, bahkan kehancuran masa depan. Judi online itu bukan jalan keluar, melainkan jalan cepat menuju kehancuran,” tegasnya.
Andi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, tokoh agama, hingga pemerintah, untuk memperkuat edukasi dan pengawasan terhadap bahaya judi online, khususnya di era digital yang semakin mudah diakses oleh generasi muda.
Ia menegaskan, KNPI Kalimantan Selatan siap berperan aktif sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penyelamatan generasi muda dari pengaruh negatif dunia digital.
“Kami mengajak pemuda untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga, berorganisasi, dakwah, dan aktivitas produktif lainnya. Pemuda Kalimantan Selatan harus menjadi generasi yang kuat, bersih, dan bermartabat,” tambahnya.
Himbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian KNPI terhadap meningkatnya kasus kecanduan judi online yang menimpa kalangan usia muda di berbagai daerah, termasuk di Kalimantan Selatan.

