Mempawah, Ricek.ID – Plafon ruang kelas VI SDN 08 Sungai Pinyuh ambruk pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa yang terjadi usai waktu Maghrib itu mengejutkan warga Desa Sungai Batang setelah terdengar dentuman keras dari area sekolah.
Insiden tersebut kembali menyoroti kondisi fisik bangunan sekolah yang diduga telah lama tidak mendapatkan perbaikan, meski disebut-sebut mengalami kerusakan cukup parah.
Salah seorang saksi mata, Budin, mengaku mendengar suara benda jatuh dengan keras sebelum mengetahui sumbernya berasal dari ruang kelas. Beruntung, peristiwa tersebut terjadi di luar jam belajar sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
“Setelah shalat, saya dengar suara jatuh yang sangat keras. Saat dicek, plafon kelas enam yang bersebelahan dengan ruang guru sudah roboh total,” ungkapnya.
Kepala SDN 08 Sungai Pinyuh, Dini, yang meninjau langsung lokasi kejadian, menyatakan insiden tersebut sebenarnya sudah diperkirakan mengingat kondisi bangunan yang semakin rapuh dimakan usia dan rayap.
Ia mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah berulang kali mengajukan permohonan bantuan perbaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mempawah dengan melampirkan proposal serta dokumentasi kerusakan. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut.
“Saya sudah kirim proposal dan foto-foto kerusakan ke dinas, tapi sampai sekarang belum ada kabar baik. Sekarang bisa dilihat sendiri, kayu-kayunya sudah lapuk dan dikerubuti rayap,” ujar Dini dengan nada sedih.

