Ricek.ID, Tapin,- Penemuan sebuah tengkorak di Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, sempat menggegerkan warga setempat. Tengkorak yang awalnya diduga merupakan tengkorak manusia tersebut diketahui setelah sebuah video beredar di media sosial pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 16.30 Wita.
Tengkorak itu ditemukan di Kilometer 101 RT 012 RW 004 Desa Suato Tatakan, tepatnya di area belakang bedakan rumah warga yang berdekatan dengan kebun karet. Warga yang mengetahui temuan tersebut segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Mendapatkan laporan tersebut, personel Polsek Tapin Selatan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi.
Untuk memastikan jenis tengkorak, Polres Tapin berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tapin, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polres Tapin, serta Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Kalimantan Selatan.
Pemeriksaan di lokasi melibatkan Tim Labfor Polda Kalsel yang terdiri dari Ipda Dadang Syahputra, Ipda Lusi Krisdiyanti, Bripda Yudhistira Herlambang, dan Bripda Julia Sesar. Kegiatan tersebut juga didampingi KBO Satreskrim Polres Tapin Ipda Budi Prasetya bersama anggota Inafis.
Dokter Biddokkes Polres Tapin, dr. Julita Maulidina, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan tengkorak tersebut tidak memiliki karakteristik tengkorak manusia, termasuk bayi.
“Tengkorak ini berukuran kecil, namun tidak sesuai dengan ukuran kepala manusia. Bagian atas tengkorak sudah menyatu rapat, sementara pada bayi manusia bagian tersebut belum menyatu,” jelas dr. Julita.
Ia juga menyebutkan adanya gigi geraham pada bagian atas tengkorak. Menurutnya, bayi manusia tidak mungkin memiliki gigi geraham, sehingga semakin memperkuat dugaan bahwa tengkorak tersebut bukan milik manusia.
“Struktur rahang terlihat lebih melengkung seperti binatang, dan terdapat celah yang cukup lebar pada bagian samping tengkorak, berbeda dengan tengkorak manusia,” tambahnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tengkorak yang ditemukan diduga merupakan tengkorak binatang yang menyerupai jenis simpanse. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan kepastian akhir masih menunggu hasil pemeriksaan DNA dari Laboratorium Forensik Polda Kalimantan Selatan.
Polres Tapin mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi hingga hasil pemeriksaan laboratorium resmi diumumkan.

