Banjarbaru, Ricek.ID — Di tengah khidmatnya suasana bulan suci Ramadan, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menunjukkan sisi humanisnya. Bukan sekadar urusan birokrasi, Lisa turun langsung menyapa warga di Masjid Nurul Kahroba, Jumat (27/02/2026).
Aksi ini bukan sekadar seremoni. Kegiatan silaturahmi tersebut berubah menjadi ruang diskusi hangat antara pemimpin dan rakyatnya. Puluhan lansia, janda, dan warga kurang mampu tampak antusias menerima bantuan sekaligus menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.
Dalam sambutannya, Wali Kota Lisa memberikan pesan yang cukup tajam namun menyentuh bagi para jajaran camat dan lurah. Ia menegaskan bahwa jabatan adalah amanah untuk melayani, bukan untuk dilayani.
“Jangan pernah memberi bantuan dengan harapan balasan. Mudahkan urusan masyarakat, ringankan beban mereka. Kita adalah abdi masyarakat,” tegas Lisa di hadapan warga.
Lisa juga menyoroti kondisi sosial di lapangan, di mana masih ditemukan warga yang hidup sebatang kara dalam kondisi sakit. Baginya, visi Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera) tidak akan terwujud tanpa kepedulian antar sesama yang dimulai dari akar rumput.
Romi, marbot Masjid Nurul Kahroba, mengaku terharu dengan bantuan ini. Menurutnya, aksi nyata seperti ini sangat berarti, terutama di tengah kebutuhan pokok yang meningkat selama Ramadan.
“Sangat bermanfaat. Tadi pesannya jelas, pemerintah harus hadir sampai ke akar-akarnya, dan kami masyarakat juga diajak untuk saling jaga,” ungkap Romi.
Melalui langkah kecil namun personal ini, Pemkot Banjarbaru berharap semangat gotong royong kembali menyala, memastikan tidak ada warga yang merasa berjuang sendirian di “Kota Idaman”.
Pewarta: Rachman
Editor: Hendra

