Martapura, Ricek.ID – Dinas Pertanian (Distan) dan Dinas Pemadam Kebakaran Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar tidak mencapai target kinerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025.
Temuan tersebut diungkapkan melalui Rapat Evaluasi Pembangunan Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2025 oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Banjar.
”Secara umum kinerja perangkat daerah menunjukkan hasil yang cukup baik. Tapi, masih terdapat sejumlah indikator yang belum mencapai target optimal. Dinas Pertanian serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan jadi dua instansi dengan capaian yang belum maksimal. Kalau Dinas Sosial, meskipun kinerja program dinilai tercapai, serapan anggarannya masih belum optimal,” kata Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Nasrullah Shodiq, Kamis (19/2/2026).
Bencana Jadi Alasan Distan Tidak Capai Target
Nashrullah menjabarkan, Distan Banjar belum memenuhi target capaian kinerja di faktor produksi hortikultura dan peternakan. Padahal, dua subsektor ini menjadi penopang penting ekonomi masyarakat Kabupaten Banjar, terutama di wilayah pedesaan.
”Alasan mereka adalah cuaca ekstrem, dampak banjir, hingga kendala teknis di lapangan,” imbuhnya.
Ia melanjutkan, pemerintah daerah akan mendorong adanya intervensi lebih terarah pada 2027, seperti penguatan sarana produksi, pendampingan petani, serta strategi mitigasi bencana untuk menjaga stabilitas hasil panen.
Kebakaran Lebih Banyak Jadi Penyebab DPKP Banjar Tidak Capai Target
Sementara itu, DPKP Banjar, capaian indikator terdampak meningkatnya jumlah kejadian kebakaran sepanjang 2025.
”Jika dibandingkan 2024, angka kejadian mengalami kenaikan, sehingga memengaruhi target penurunan insiden yang sebelumnya ditetapkan,” pungkas Nashrullah.
Evaluasi pembangunan 2025 bukan sekadar laporan tahunan, melainkan instrumen refleksi kebijakan. Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan bahwa hasil rapat ini akan menjadi pijakan utama dalam menyusun perencanaan 2027 yang lebih responsif, terukur, dan berdampak nyata.
Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

